» » » Rusia Bikin Wisata Luar Angkasa Mewah untuk Para Miliarder Dunia ?

Beragam cara dilakukan setiap negara untuk menarik perhatian wisatawan datang ke negaranya. Beragam wisata baru pun mereka kembangkan untuk itu. Hal itu pun juga dilakukan oleh Rusia. 

"Para analis pasar telah mengonfirmasi hal ini: Orang kaya siap untuk membayar uang untuk ini," kata Solntsev yang dikutip dari laman Asiaone, Senin 5 Februari 2018.

Dia mengatakan, perjalanan semacam itu bisa menelan biaya sekitar US$100 juta atau setara dengan Rp1,3 miliar. Bahkan, katanya, bisa lebih dari itu. Para wisatawan, yang bisa pergi keluar  angkasa, pun dapat membuat sebuah dokumenter film, atau klip video.

Pemerintah Rusia berencana untuk mengirim para wisatawan untuk keluar angkasa untuk pertama kalinya. Para turis akan merasakan berjalan di luar angkasa di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pada Kamis 1 Februari lalu, Kepala perusahaan antariksa Rusia, Energia, Vladimir Solntsev, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendiskusikan kemungkinan mengirim wisatawan ke antariksa.

Energia, yang berada di balik peluncuran manusia pertama ke ruang angkasa, Yuri Gagarin, pada tahun 1961, saat ini sedang membangun sebuah modul baru yang dijuluki NEM-2 untuk mengangkut wisatawan ke ISS.

"Ini akan diluncurkan pada 2019. Pada dasarnya ini akan terasa nyaman, sepanjang itu memungkinkan di luar angkasa," kata pejabat ruang angkasa tersebut.

Dia menambahkan bahwa pabrikan pesawat terbang Amerika Boeing pun tertarik untuk menjadi mitra dalam proyek tersebut.

Solntsev mengatakan NEM-2, (yang namanya masih harus dikonfirmasi), akan menampung empat sampai enam orang, dan akan dilengkapi dengan kabin "nyaman", dua toilet dan akses internet.

Solntsev mengatakan nantinya lima sampai enam turis dalam setahun akan bisa melakukan perjalanan luar angkasa selama 10 hari.

Rusia mengirim pendiri Cirque du Soleil dari Kanada, Guy Laliberte, ke luar angkasa pada 2009. Miliarder tersebut menghabiskan waktu dua minggu di ISS. Pengusaha Iran-Amerika, Anousheh Ansari, menjadi turis ruang wanita pertama di 2006.

Pariwisata ruang angkasa adalah sektor yang sedang berkembang, yang saat ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan Barat, seperti Virgin Galactic yang berbasis di Amerika Serikat. Virgin Galactic sudah meluncurkan SpaceShipTwo komersialnya pada 2016.

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post