» » » 13 Bahasa terbaru kini nempel di Google translete, termasuk bahasa sunda

Raksasa teknologi Google telah menambahkan 13 bahasa baru ke dalam layanan mesin penerjemahnya, Google Translate, demi memberi koneksi lebih luas lagi terhadap masyarakat dunia.

Dalam publikasi perusahaan, tim Google Translate menjelaskan bagaimana mereka menambahkan bahasa baru ke dalam layanannya. Bahasa yang menjadi kandidat di dalam Translate harus ditulis atau memiliki tulisan yang jelas, serta diakui sebagai bahasa yang sering digunakan di ranah online.

13 bahasa baru yang sudah tersedia di dalam Google Translate di antaranya Amharic (Etiopia), Corsican (pulau Corsican di Perancis), Frisian (Denmark, Jerman, dan Belanda), Kyrgyz (Kyrgyzstan), Hawaiian, Kurdish/Kurmanji (Turki, Iran, Iraq, dan Suriah), Luxembourgish, Scots Gaelic, Samoan, Shona (Zimbabwe), Sindhi (Pakistan), Pashto (Afghanistan), dan Xhosa (Afrika Selatan).Mengutip situs Engadget, Google menuturkan bahwa kini total ada 103 bahasa di dalam fitur Translate. Perusahaan pimpinan Sundar Pichai ini turut mengklaim, semua bahasa yang tersedia di Translate sudah melingkupi 99 persen dari populasi online di dunia.

Google kemudian memindai tulisan teks dan menggunakan mesin pintar untuk mengidentifikasi pola. Bahkan mesin pintar sekelas Google saja masih memerlukan sentuhan manusia. Sekitar Desember 2014 lalu, Google memasukan Sundanese atau Bahasa Sunda ke dalam Translate.

Bahasa Sunda tercatat telah digunakan oleh sekitar 39 juta orang di Pulau Jawa, khususnya bagian barat. Menggunakan tulisan Latin sebagaimana bahasa pada umumnya, Bahasa Sunda menarik perhatian Translate karena banyaknya penduduk lokal Indonesia yang berbicara dengan bahasa ini. 

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post