» » » Yamaha Aerox 125LC, Skuter Matik Rasa MotoGP

Friendmagz.com - JAKARTA - Setelah menjadi pembicaraan hangat di dunia maya dan kalangan komunitas roda dua, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) akhirnya meluncurkan skuter matik (skutik) bergaya sport terbaru, Yamaha Aerox 125LC, Senin (18/1/2016).

Mengusung desain yang kental dengan aroma sport dan racing, tak heran bila YIMM memilih Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai tempat peluncurannya.

Aerox sendiri merupakan akronim dan singkatan dari Aerodinamis Extreme serta Liquid Cooled. Dari nama tersebut jelas bahwa Yamaha Aerox 125LC merupakan skutik yang berbeda dari kebanyakan produk yang ada di kelasnya. Aeorodinamis untuk mengimbangi kelincahannya serta extreme dalam performa dan pengendalian. Yamaha mengungkapkan keandalan performa dan gaya berkendara Aerox 125LC yang keren dalam tagline "Life Is A Race".

Kesan Yamaha Aerox sebagai skutik berdesain sporty dan racing sudah diakui sejak 1977. Meski saat itu Yamaha Aerox masih mengusung mesin 50 cc, namun penampilannya sangat atraktif. Kuda besi ini mengalami beberapa kali evolusi produk hingga 2016, baik dari sisi model maupun performa mesin. Intinya, sejak 1997, Yamaha tidak pernah menghilangkan DNA Aerox sebagai skutik sporty.

Yamaha Aerox 125LC yang dihadirkan di Indonesia mengusung mesin 125 cc, 4 langkah, 2 valve SOHC, berpendingin cairan. Tenaga maksimum yang dihasilkannya mencapai 11,4 ps (8,4 kW) pada putaran mesin 9.000 rpm dan torsinya mencapai 10,4 nm (1,06 kgf) pada 6.500 rpm. Kapasitas tangkinya 3,8 liter dengan berati isi 102 kilogram.
Desain racing sangat kentara pada semua bagian skutik ini, seperti bodi, lampu, jok, speedometer, dan fender. Desainnya terinspriasi dari MotoGP, hal ini terlihat dari tampilan bagian depan skutik ini yang berisi serta di bagian belakang yang meruncing.
Lampu depan yang sudah menggunakan LED mewarisi desain airduct motor sport Yamaha M1. Dengan penggunaan LED, penerangan di malam hari menjadi lebih maksimal. Nuansa sport racing berlanjut ke belakang dengan desain yang meruncing. 

Kesan sport racing berlanjut ke jok. Perpaduan warna gelap di depan dan belakang yang selaras dengan bodi motor mengesankan bahwa skutik ini mengusung single seater.
Mengimbangi tampilan bodi yang sporty, bagian-bagian pada speedometer pun dibuat seperti motor balap, baik pada bagian odometer, FI Engine Check Indicator, High Beam Indicator, Flasher Indicator, Water Pump Indicator, dan Fuel Meter. Desainnya juga dibuat agar mudah terlihat.

Penampilan yang sporty semakin sempurna dengan penggunaan fender depan yang mewarisi desain dari motor sport. Selain itu ada pula pelindung shockbreaker untuk menghindari dari batu atau kerikil.

Dari sisi keamanan, Yamaha Aerox menggunakan fitur Smart Side Stand Switch di mana mesin akan mati jika standar samping diturunkan. Agar mempermudah pengendara, di samping speedometer terdapat lampu indikator yang memberikan informasi ke pengendara tentang aktif atau tidaknya fitur ini.
Pengendara juga semakin dimanjakan dengan penggunaan sistem kunci terpusat atau Smart Key Shutter. Sehingga, pengendara tidak perlu ke belakang atau samping motor untuk membuka jok, melainkan cukup membukanya dengan memutar kunci di ignition switch. Selain itu untuk menunjang keamanan Yamaha Aerox 125LC, terdapat tombol untuk pengaman kunci kontak.

Mendukung penampilannya, Yamaha Aerox 125LC menggunakan teknologi mesin mumpuni untuk mendukung performa terbaik. Mesin menggunakan Diasil Cylinder bukan piston. Penggunaan Diasil Cylinder memiliki tiga keuntungan, yakni tiga kali lebih awet dari silinder konvensional, tiga lebih kuat karena terbuat dari alumunium dan silikon, serta lebih ringan dari besi.

Performa yang tinggi juga didukung oleh penggunaan sistem pendingin cairan yang mampu menjaga suhu mesin tetap stabil.

Pengendara juga semakin dibuat percaya diri mengendarai Yamaha Aerox 125LC dengan penampilan sporty dari naked handle bar. Setang terkesan lebar karena tidak menggunakan cover layaknya motor sport sehingga membuat handling lebih ringan dan pengendaliannya lebih lincah.

Secara keseluruhan, ukuran Yamaha Aerox 125LC sudah didesain menyesuaikan postur tubuh orang Indonesia. Dudukan kaki juga sudah dirancang untuk dua gaya berkendara sesuai dengan keinginan pengendara, yakni "Nyaman" dan "Racing". Untuk menambah kenyamanan saat berkendara serta memperkuat kesan tangguh, ground clearance dibuat setinggi 135 milimeter.
Selain itu, roda belakang dibuat lebar, yakni depan (70/90) dan belakang (100/70) juga meningkatkan kestabilan saat berkendara.

Meski bodinya ramping namun bagasinya luas yakni bervolume 12,8 liter, cukup untuk menampung satu helm half face standar Yamaha. 

Di Indonesia, Yamaha Aerox 125LC ditawarkan dalam tiga pilihan warna, yakni racing blue, abu-abu doff, dan putih.

Mengusung tagline "Life is a Race", Yamaha Aerox terinspirasi dari MotoGP, perpaduan sempurna gaya balap, performa, dan kelincahan berkendara. (adv)

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post