» » Nyindir Video Games, Mario Teguh berseteru dengan Touchsten dan jadi perbincangan Netizen

Mario Teguh 
Siapa sih yang tidak kenal Motivator kenamaan ini, Kini Mario Teguh tengah ramai diperbincangkan di dunia maya setelah melontarkan komentarnya tentang "relasi ayah dan video game" dari pernyataan tersebut ternyata berdampak kekecaman Motivator kenamaan ini oleh sebuah perusahaan Touchsten. ‘Perseteruan’ keduanya menjadi rama menjadi perbincangan di jejaring sosial. 

Mario Teguh melalui status di laman resmi Facebook miliknya, melontarkan sindirian kepada para ayah yang lebih memilih bermain video game di hadapan bayi mereka. Menurut Mario, tindakan tersebut justru memancing sang anak menjadi sosok yang malas belajar karena video games. 

Kutipan dari Mario teebut juga ditanggapi sinis oleh sutradara "Joko Anwar" melalui akun twitternya, @jokoanwar. Menurutnya Mario Teguh tak bijak dengan melontarkan kutipan tersebut. Mario dianggap menyudutkan para gamers di tanah air. Joko Anwar membandingkan sosok Mario Teguh dengan politikus Partai Gerindra yang ramai diperbincangkan belakangan, Fadli Zon. "Fadli Zon mojokin pendengar musik metal, Mario Teguh mojokin video gamers. Yang bener mereka sendiri. Mereka jodoh," kata Joko melalu cuitannya di twitter.

Menurut salah satu seorang Gamer menjelaskan, Game bukanlah menjadi suatu alasan seseorang menjadi malas belajar, Justru game dappat mengasah otak dan tingkat kepekaan seseorang. Banyak segmen pada sebuah Game yang memiliki sisi positif. Contoh pada sebuah Game Sepak Bola, sisi positif tersebut meningkatkan seseorang untuk selalu berusaha memenangkan permainan dan mengasah strategi untuk tetap selalu berjuang. 

Terlepas dari pro kontra, berdasarkan studi Psychological Science yang diterbitkan pada 2007, bermain game action yang mengambil sudut pandang orang pertama (FPS) dinilai dapat meningkatkan penglihatan penggunanya. Ini terjadi karena otot mata dilatih untuk melihat objek kecil dengan lebih cepat.

Menurut riset yang dilakukan oleh dua universitas di Inggris dan Australia. Mereka melakukan riset terhadap para pemain game Tetris, seperti dikutip dari Attn. Game Tetris dipercaya dapat mengurangi keinginan makan berlebih, merokok, minum kopi, dan melakukan tindakan kurang etis.

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post