» » » Yamaha factory Racing Indonesia tetap tangguh di Buriram

BURIRAM - Putaran ke-4 Asia Road Racing Championship (ARRC) digelar di sirkuit Chang International, Buriram Thailand, 29 - 30 Agustus 2015. Ini tantangan bagi 3 trisula Yamaha balapan di kandang lawan yang lebih mengenal sirkuit.

Saat ini standing point Yamaha Factory Racing Indonesia team di urutan 3, namun belum memuaskan pebalap dan tim. “Balapan demi balapan yang kami lalui menunjukkan hasil yang baik di setiap serinya, tetapi tentu ini belum memmuaskan tim maupun sponsor. Karena target kita adalah podium. Development motor pada seri pertama sampai seri terakhir di Suzuka sudah menunjukkan hasil yang baik. Baik dari pengembangan muffler (Sakura), suspensi (KYB), pengembangan oil cooler (AAI) hingga setingan suhu pada ECU pun ikut dilakukan. Tidak hanya itu, hal kecil seperti riding position juga tidak luput dari development. Contohnya motor Galang Hendra yang sedikit dirubah ketinggian jok motornya agar nyaman, dan hingga sampai di seri ke-4 ini motor dalam kondisi 100% OK,” papar Wahyu Rusmayadi, Manager Yamaha Factory Racing Indonesia team.

Baru pertama kali balapan di Thailand dan tampil di hadapan pendukung lawan, tidak menurunkan semangat juang rider Sigit PD, Imanuel Pratna dan Galang Hendra untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka akan berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Yamaha Factory Racing Indonesia Team Tak Gentar Tampil di Kandang Lawan Buriram Terutama Galang Hendra, di sela-sela persiapan di Buriram, mengaku siap dan optimis. “R25 memiliki potensi di sirkuit ini, saya akan balapan dengan lepas dan berjuang semaksimal mungkin. Walau kita berada di kandang lawan, sudah harga mati untuk kami terutama saya agar tidak mengecewakan tim, fans dan para sponsor yang telah mendukung saya,” tekadnya. Kemenangannya pada Kejurnas Underbone pekan lalu dan bertambahnya pengetahuan Galang selepas mengikuti Yamaha Riding Academy (YRA), meningkatkan motivasi dan kepercayaan dirinya. Senada dengan Galang, Sigit dan Imanuel pun mengamininya. Terlebih Imanuel yang absen pada seri ke 3 karena terserang demam.

Tantangan mereka tidak hanya pebalap tuan rumah, tetapi kondisi cuaca yang berubah - ubah di Thailand. Siang dan sore hari cuaca sekitar panas dengan suhu mencapai 34 C, membuat rider cepat kehilangan cairan. Di malam hari sampai pagi kondisi Thailand diguyur hujan dengan intensitas rendah suhu 30 C.

Burriram International Circuit merupakan sirkuit balap yang terletak di provinsi Buriram, Thailand atau sekitar 392 km dari kota Bangkok. Panjangnya 4554 meter, total 12 tikungan dengan komposisi 7 tikungan ke kanan dan 5 tikungan ke kiri berkarakter rolling speed. Lintasan lurusnya 1000 meter, menguatkan karakernya sebagai sirkuit cepat.

Ayo tetap dukung dan doakan pebalap muda Indonesia agar dapat berprestasi di kancah internasional. Tonton siaran langsungnya di Inews TV,Sabtu pukul 13.15 – 16.05 WIB dan Minggu 14.00 – 16.45 WIB.

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post