» » » Menakjubkan, Sayuran ini pertama yang tumbuh di Ruang Angkasa

Ke enam astronot yang saat ini tinggal di Stasiun luar angkasa internasional (ISS) telah menjadi orang pertama yang makan makanan yang tumbuh di ruang angkasa, Selada Romaine merah segar. Selama beberapa dekade, NASA dan badan-badan lainnya telah bereksperimen dengan tanaman di ruang angkasa. Namun baru kali ini eksperimen tersebut membuahkan hasil.

Orbit teknologi (ORBITEC), misalnya, bermitra dengan Kennedy Space Center untuk mengembangkan sistem pertumbuhan tanaman yang dikenal sebagai sayuran. Tumbuhan ini mirip dengan tumbuhan selada pada umumnya yang berada di bumi

Proses penanamannya cukup sederhana, cukup menggunakan akar yang dibentuk menyerupai bantal yang di dalamnya terdapat biji-bijian kemudian disiram dan dirawat oleh astronot dan didukung dengan pencahayaan buatan. Untuk waktunyapun cukup singkat, dalam 33 hari, selada merah ini sudah dapat dikonsumsi oleh astronot. 

Namun, tidak semua makanan yang ditanam itu mengadung bahan yang tidak berbahaya, karena proses penanamannya berbeda dibandingkan dengan di Bumi. Selain itu juga perlu diuji terlebih dahulu di Bumi untuk kandungan yang terdapat pada sayuran tersebut. Hal ini dibenarkan oleh salah satu ilmuwan dari NASA. Gioia Massa, dia mengatakan bahwa para astronot ini perlu suplai makanan yang memadai disaat sedang melakukan ekspedisi ke ruang angkasa. Semakin mereka jauh melakukan ekspedisi, semakin banyak pula kebutuhan mereka yang harus dipenuhi agar kondisi badan tetap terjaga.

Astronot pesawat ISS tidak punya banyak waktu untuk mengecek pada tanaman, sehingga karyawan BioServe teknologi ruang, Pusat kerjasama penelitian nirlaba, NASA yang disponsori, dibangun sebuah sensor yang digunakan impuls listrik untuk mengukur ketebalan daun, yang menunjukkan kadar air. BioServe bermitra dengan AgriHouse merek Ltd untuk menguji sensor dan menemukan bahwa itu tidak hanya menghilangkan menebak dari menyirami tanaman tetapi juga mengurangi penggunaan air antara 25 sampai 45 persen.   

Tahun 2012, AgriHouse mengenalkan sensor yang melekat pada tanaman dan mengirimkan data kadar air ke komputer pengguna dan sistem yang dapat mengirim pesan bila tanaman tertentu membutuhkan air.

Dan ini bukan pertama kali kemitraan antara BioServe dan AgriHouse untuk memajukan pertanian ruang angkasa dan di bumi. Di akhir tahun 1980an, AgriHouse digunakan penelitian BioServe mengembangkan metode untuk produksi tanaman Aeroponik. Nasa

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post