» » » Merawat rantai Motor kesayangan anda

Untuk menjalankan aktivitas sehari hari kendaraan sudah menjadi kewajiban bagi kita semua menemani kemanapun kita pergi. Bahkan bagi banyak orang, kendaraan pribadi membuat mereka ketergantungan dan rasanya kurang lengkap jika ia pergi kemanapun tanpa kendaraan kesayangan mereka. 

Jika anda pengguna motor rasanya kurang lengkap jika anda memiliki kendaraan namun anda tidak dapat merawat kendaraan anda tersebut. Sebagai pengguna motor paling tidak kita mengerti bukan cara merawat rantai motor. Inilah tips cara merawat rantai motor kesayangan anda. 

1. Bersihkan Rantai dari Kotoran
Tanpa kita sadari  ternyata sepeda motor yang tidak menggunakan tutup rantai akan banyak kotoran yang menempel di sela-sela rantai, dari kotoran debu, lumpur, atau serpihan lain yang menempel di rantai akibat dari pelumas rantai yang kita gunakan ataupun jalan yang kita lalui. jika dibiarkan, kotoran tersebut dapat menyebabkan rantai cepat kering, berkarat, dan cepat aus karena getas.

Sebaiknya, Bersihkan kotoran pada rantai motor secara rutin. karena Rantai yang kotor dan tidak terawat akan mempengaruhi kenyamanan kita berkendara. 

2. Cek Setelan Rantai secara Teratur
Hal yang sangat penting dalam merawat motor adalah dengan mengecek setelan rantai. Penyetelan bukan hanya mengencangkan atau mengendurkan rantai, tetapi juga mengatur pengunci pin sambungan serta membersihkan kotoran dan debu yang menempel. Sangat dianjurkan untuk melakukan penyetelan rantai setiap motor telah menempuh jarak 1.000 kilometer.Tingkat kekendoran rantai sebaiknya di posisi 5 – 25 milimeter. Untuk mengetahui ukuran itu ada di mal atau garis standar yang ada di penarik rantai di ujung bawah shockbreaker roda belakang. Ukuran jarak atau tingkat kekencangan rantai juga bisa dilihat dari stiker yang ada di tutup rantai roda.

Adapun yang perlu diperhatikan dalam pengecekan kondisi pin adalah, memastikan apakah pemasangannya sudah benar atau telah terjadi perubahan posisi. Hal itu sangat penting dilakukan karena pin merupakan sambungan sekaligus pengunci sambungan rantai. 

3. Periksa Kondisi Gear
Gear pada motor juga mempengaruhi awet tidaknya sebuah rantai motor. Periksalah kondisi gear motor anda, Bila ujungnya telah banyak yang patah atau tumpul sebaiknya diganti. Hal itu demi keamanan dan rantai tidak ikut cepat rusak. sebaiknya dalam mengganti gear menggunakan gear yang original. Karena penggunaan gear imitasi hanya akan menunda kerusakan gear anda.

4. Melumasi rantai
Sejatinya pabrikan telah merancang, sepanjang umur pemakaian rantai tidak perlu pelumasan. Namun, karena faktor-faktor lingkungan seperti cipratan air hujan, kotoran dari lumpur atau debu yang berpotensi menyebabkan komponen ini rusak.

selama ini orang salah kaprah dalam memberi pelumasan. Umumnya orang melumasinya dengan menggunakan oli bekas, terutama oli mesin. Padahal, dengan kondisi rantai tanpa tutup maka cairan oli akan menyiprat ke mana-mana saat motor dijalankan.

Pada saat hujan, oli tersebut juga akan bercampur dengan air hujan yang bersifat asam. Sehingga, kemampuan oli untuk melumasi juga berkurang. Padahal, dalam kondisi normal efektivitas oli untuk melumasi rantai tidak lebih dari seminggu. Karena itu gunakan grease atau gemuk untuk melumasi rantai.

5. Cara pelumasan
Biasanya orang memberikan grease hanya mengoleskan krem kental itu pada rantai sepeda motor. Sejatinya, cara itu tidak salah namun kurang efektif karena kurang merata dan gemuk tidak tahan lama.
Berikut adalah resep khusus untuk membuat grease atau gemuk itu benar-benar efektif dan manfaatnya awet. Ada tiga langkah yang harus dilakukan:

· Pertama, rebuslah grease dengan menggunakan sedikit air sebagai katalisator. Didihkan gemuk tersebut hingga suhu 100 derajat Celsius, yaitu saat air benar-benar mendidih dan rebus hingga air benar-benar hilang atau menguap. Cara ini bertujuan agar gemuk atau pelumas itu bisa benar-benar cair sehingga mampu melewati celah atau lubang yang sangat kecil. Walhasil, pelumas ini benar-benar melumasi seluruh bagian rantai hingga bagian-bagian yang sulit dijangkau sekali pun.

· Kedua, rendam rantai di cairan gemuk. Setelah gemuk atau grease benar-benar mencair dan suhu belum benar-benar dingin atau masih hangat, segera rendam rantai ke cairan itu. Lakukan cara ini hingga cairan gemuk tersebut mulai membeku kembali.

· Ketiga, pasang kembali setelah benar-benar kering dan dingin. Pasang kembali rantai setelah gemuk benar-benar menggumpal, dan suhu telah dingin. Setelah itu pasang kembali rantai ke sprocket.

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post