» » Oppo mengoperasikan pabriknya di Indonesia pada bulan Mei

Jakarta: Pabrik perakitan ponsel Oppo di Indonesia berencana memulai operasionalnya pada Mei mendatang. Pabrik ini ditargetkan bisa memproduksi sekitar 300.000 unit ponsel per bulan.
’’Rencananya Mei dapat beroperasi. Saat ini tinggal penataan ruang dan lingkungan serta rekrutmen,” ujar Jet Lee, CEO Oppo Indonesia dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (18/4).
Lee mengatakan, pabrik ini tidak memproduksi aksesori, hanya khusus smartphone. Kapasitas produksinya bisa mencapai 300.000 unit per bulan dengan total karyawan 3.000 orang.
Menurut Lee, saat ini, Oppo Indonesia sendiri telah menyerap sekitar 6.000 orang sebagai tenaga kerjanya. Tentunya, pembukaan pabrik tersebut berpotensi membuka lapangan kerja baru untuk 3.000 orang.
Pabrik Oppo Indonesia berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektar yang berlokasi di kawasan Mauk, Kabupaten Tangerang. Persahaan gadget Tiongkok ini menghabiskan dana hingga 30 juta dollar AS untuk mewujudkan proyek itu.
Oppo membangun pabrik sebagai respon terhadap rencana pemerintah menerapkan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Hingga saat ini, besaran kandungan lokal yang akan diterapkan masih belum jelas.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia menyatakan niatnya untuk menerapkan besaran 40 persen. Tetapi kemudian, besaran tersebut masih harus dibicarakan dengan kalangan industri.
Lee memastikan, Oppo tidak keberatan bila nantinya aturan tersebut diputuskan pada besaran 40 persen dan mulai efektif pada 2017 mendatang. Saat ini, kata dia, perusahaan sudah bisa mencapai TKDN di kisaran 25 persen.
“Tak ada masalah, karena kita punya pabrik besar di sini. Nanti tinggal dihitung juga dari tenaga kerja, pengemasan, biaya produksi dan piranti keras yang berasal dari sini. Tentu ini akan meningkatkan TKDN Oppo. "Lee"

Download our Apps on Android

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post